Skip to main content

SIKLUS TUBUH MANUSIA DAN WAKTU SHALAT

SIKLUS TUBUH MANUSIA DAN WAKTU SHALAT - Ibadah Shalat yang di kerjakan tepat pada waktunya akan berdampak positif pada kesehatan tubuh manusia, dengan kata lain Waktu-waktu shalat sangat erat kaitannya dengan tubuh kita

Dalil waktu shalat itu sudah di tentukan dapat di jumpai dalam ayat Al Quran berikut ini :

"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah Allah pada ketika berdiri, ketika duduk, ketika berbaring. kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa) Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. An-Nisa' : 103)

Tubuh manusia mengandung banyak medan elektrik yag setiap saat mengalir secara teratur, terus menerus tiada henti, dan bergerak secara aktif membangkitkan dan menyesuaikan keseluruhan fungsi organ penting manusia.

Karena tubuh manusia menimbulkan medan magnet, maka tubuh manusia selalu bersinggungan langsung dengan medan energi yang ada di alam, seperti, lingkungan, cuaca dan hawa.

Menurut definisi umum, medan energi terbagi menjadi 3 bagian yaitu, medan energi langit (kosmik), medan energi bumi (gravitasi, udara, lingungan serta makhluk lainnya), dan medan energi manusia (organ dan pikiran).

berdasarkan definisi tersebut, kita akan membahas tentang Korelasi waktu shalat dengan siklus tubuh manusia:

Subuh: Terapi paru-paru. Pada saat kita beristirahat secara jasmaniah,semua aktifitas otot dan persendian tubuh mengalami masa pasif. ini membantu otot otonomik pada organ viscera dan semua sistem saraf yang terus bekerja dapat beristirahat secara maksimal.

begitu juga dengan otak. katika bangun pagi-pagi saat subuh, mulai aktiflah semua otot dan persendian tubuh, juga terjadi peregangan pada tiap persendian terutama pada sendi tulang belakang. di samping itu, ada bagian tubuh penting yang aktif pada saat kita melakukan ibadah shalat subuh.

Subuh merupakan waktu yang tepat untuk proses terapi sistem pernapasan pada paru-paru. Ini sesuai dengan waktu pagi hari karena udara masih bersih. Penelitian Dalam ilmu medis barat mengungkap manfa'at kebiasaan bangun pada waktu subuh.

di temukan pada dii hari sekitar jam 3.00 sampai 5.00 terjadi proses detoksifikasi di bagian paru-paru. oleh karena itu, biasanya dalam durasi waktu ini penderita batuk akan mengalami batuk yang hebat, karena proses pembersihan telah mencapai saluran pernapasan.

dalam  ilmu kesehatan cina, terapi paru-paru yang paling tepat adalah pada pukul 3.00 - 5.00 hal ini di sebabkan adanya unsur yang saling bersinggungan antara chi manusia dan chi alam sekitarnya. Dalam masa penyeimbangan sirkulasi chi panas (tubuh manusia) dan chi dingin alam.

ZUHUR: Terapi Jantung dan Usus Kecil. Waktu Dzuhur adalah sejak tergelincirnya matahari dari tengah-tengah langit hingga bayangan benda sama panjangnya dengan benda itu.

pada saat kita berada pada puncak kepenaan akibat aktifitas, kita perlu merilekskan diri. tubuh ibarat mesin, tengah hari merupakan puncak panasnya sistem organ internal.

Di dalam ilmu kesehatan cina, jantung dan usus kecil merupakn organ yang berpasangan. Kedua organ ini memiliki sifat panas, mengendalikan pembuluh darah. jantung merupakan penguasa pembuluh-pembuluh darah dan bertugas mengalirkan darah pada lewat pembuluh yang menyebar di dala tubuh manusia

Jantung merupakan merupakan organ yang biasa dihubungkan dengan proses mental.

oleh karena itu, beberapa bentuk tekanan emosional seperti pusing, berdebar-debar, sesak nafas dan kemunduran vitalitas adalah gejala umum penyakit jantung.

kemunduran chi jantung di tandai dengan kelemahan-kelemahan secara umum, seperti bicara terengah-engah, pernapasan pendek, dan sering berkeringat. jika wajah bengkak dan berwarna tidak cerah

ASHAR: Terapi Kandung Kemih. Ibadah shalat ashar bermanfa'at untuk meningkatkan daya kerja kandung kemih sehingga dapat lancar mengeluarkan racun yang di akibatkan oleh proses kimiawi tubuh.

MAGHRIB: Terapi Ginjal. Shalat ini di lakukan sesudah matahari terbenam hingga lenyap mega merah di sebelah barat. Setelah hawa udara semakin menurun, sistem ginjal juga mulai menyesuaikan diri dengan chi di sekitarnya.

Dengan melakukan gerakan-gerakan shalat, chi/panas dalam tubuh selalu terjaga agar tetap seimbang.

SHALAT ISYA: Terapi Perikardium. Shalat ini di lakukan sesudah maghrib hingga menjelang Subuh. Pada saat itu di mulailah sistem penurunan kerja organ internal yang telah di gunakan dalam aktifitas sehari.

Seluruh tubuh memasuki masa istirahat, terutama pada kerja jaringan yg di gunakan untuk gerak dan berfikir.

Gerakan shalat mendukung kerja perikardium yang membuang kelebihan energi jantung. Dengan di lepaskannya kelebihan energi secara alamiah, terciptalah stabilitas tingkat energi jantung sehingga proses istirahat tubuh menjadi sempurna.

Baca Juga

Cara Order Produk Kami

Buka

Pilih produk yang mau di pesan, Tentukan jumlah order, Nama, Alamat Lengkap kirim ke Wa 085853547527.


Chat langsung via tombol di bawah ini.

Admin: Chat via Wa WhatsApp

Perawatan Kesehatan Wanita

Herbal Kesehatan Pria

Herbal Kesehatan Wanita

Comment Policy: Tuliskan komentar Anda sesuai topik.
Buka Komentar